KEBARONGAN – MTs WI Kebarongan baru saja menyelesaikan agenda penting Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (8–9/4). Sebanyak 151 siswa kelas 9 mengikuti ujian ini dengan penuh kedisiplinan, menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi evaluasi akhir pendidikan.
Ujian dibagi menjadi 4 sesi setiap harinya. Pembagian ini bukan tanpa alasan, melainkan demi menjaga kenyamanan, ketertiban, serta memastikan setiap siswa dapat mengerjakan soal dengan konsentrasi penuh sesuai prosedur yang berlaku.


Ada yang menarik dari pelaksanaan TKA di MTs WI kali ini. Pihak madrasah menyiapkan ruang transit khusus di kelas 8A dan 8B. Di ruangan ini, para siswa tidak hanya melakukan presensi kehadiran, tetapi juga memanfaatkannya untuk belajar bersama sebagai persiapan akhir.
Tak lupa, kegiatan di ruang transit selalu diawali dengan doa bersama. Momen ini menjadi sangat penting untuk menenangkan hati santri agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjawab soal-soal ujian.
Setelah menyelesaikan ujian, para santri mendapatkan fasilitas Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk perhatian madrasah terhadap kesehatan mereka. Program ini disambut antusias oleh para siswa karena asupan gizi yang baik sangat membantu menjaga konsentrasi selama masa ujian.


Kejujuran dan integritas menjadi hal penting dalam pelaksanaan TKA di MTs WI Kebarongan. Hal ini dibuktikan dengan sistem pengawasan silang oleh guru dari madrasah lain:
- Hari Pertama: Diawasi oleh tim pendidik dari MTs Ma’arif NU Sumpiuh.
- Hari Kedua: Diawasi oleh tim pendidik dari MTs Ma’arif NU 2 Kemranjen.
Pada hari kedua, pelaksanaan ujian juga mendapat kehormatan dengan kunjungan dari Bapak Ibnu Asadudin selaku perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Beliau hadir untuk memonitoring sekaligus memberikan dukungan agar pelaksanaan TKA berjalan sesuai standar kualitas yang ditetapkan pemerintah.
Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala teknis yang berarti. Kesuksesan ini merupakan buah dari kerja sama yang solid antara panitia, pengawas silang, dan tentunya kedisiplinan para siswa.
Diharapkan, hasil TKA ini dapat menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MTs WI Kebarongan agar tetap menjadi madrasah yang unggul dan terpercaya.
Humas MTs WI Kebarongan









